Latest Entries »

dificult life

when the eyes could no longer to see,…
When the ears could no longer to hear,…
When the mouth could no longer to say,…
And when the heart could no longer to love,…
What whould you do? When all that you have just disappared,…

Surender,..? Surender to be a loser!! I thought saying “what did i do? What sin have i done? Until i entitled this”

but suddenly,…
When a glimmer of hope came to free you from the sackless of darkness,…
What if you’re going to try to reach out or if you’re going to stop,…

Resigned to waiting for your death.

By: karsahope

EDENSOR

Judul buku : EDENSOR
Penulis : Andrea Hirata
Cetakan : Pertama, Mei 2007
Penerbit : PT. Bentang Pustaka

Hidup dan nasib, bisa tampak berantakan, misterius, fantastis dan sporadic, namun setiap elemennya adalah sub system keteraturan dari sebuah desain holistic yang sempurna. Menerima kehidupan berarti menerima kenyataan bahwa tak ada hal kecil apapun terjadi karena kebetulan. Ini fakta penciptaan yang tidak terbantahkan.

Rangkaian kata di atas di kutib oleh Andrea Hirata dari pemikiran Harun Yahya yang dijadikannya sebagai kalimat pembuka pada buku yang berjudul Edensor, buku ketiga dari tetralogi laskar pelangi. Tetralogi laskar pelangi menceritakan rangkaian perjalanan seorang anak yang bernama “ikal” dan sekelompok teman masa kecilnya yang memiliki mimpi dan berjuang untuk memujudkannya. Keterbatasan ekonomi, jarak dan akses terhadap layanan pendidikan tidak memupus semangat mereka untuk bisa bersekolah, tak perduli seberapa besar rintangan yang akan mereka lalui. Pada akhirnya hanya dua orang anak yang tersisa, yang masih tetap berjuang mewujudkan mimpi untuk menaklukkan samudra kehidupan.

Andrea Hirata adalah penulis muda yang tidak memiliki latar belakang jusnalistik tetapi memiliki kemampuan untuk menguak berbagai realita kehidupan dan menyarikannya menjadi sebuah tulisan yang apik dan mampu menggugah ketersadaran nurani setiap pembacanya. Buku ini diterbitkan pertama kali pada Mei 2007 oleh PT. Bentang Pustaka, telah menjadi best seller Indonesia dan terdapat hampir diseluruh toko-toko buku di Indonesia.

Edensor mengulas tentang perjalan hidup Andrea dan Arai, saudara sekaligus teman seperjalanannya yang telah melalui banyak episode kehidupan, suka maupun duka.
Pertemuannya dengan Weh, lelaki yang harus menanggung aib karena menderita penyakit burut, penyakit nista yang disebabkan oleh ulah nenek moyangnya yang telah berani melanggar aturan agama. Weh yang telah mengajarkannya cara membaca bintang, mengurai langit sebagai kitab terbentang serta membawanya pada satu pemahaman tentang konstelasi zodiak. Zenit dan nadir, pesan terakhir yang ditinggalkan Weh sebelum kematiannya. Weh adalah orang pertama yang telah mengenalkan Adrea pada diri sejatinya, dan telah menguatkan tekat Andrea untuk menjelajahi separuh belahan dunia, berjalan di atas tanah-tanah mimpi, dan menemukan cinta yang sesunguhnya. Pelajaran yang tidak akan ditemukan di bangku pendidikan formal, karena hanya kekuatan semesta yang mampu menguak realita kehidupan.

Tawaran beasiswa dari Uni Eropa telah menjadi sebuah jembatan keberuntungan (magical bridge) yang menghantar mereka pada penjelajahan panjang di tanah-tanah mimpi, menjadi sebuah kunci yang telah membuka kotak pandora yang berisi mimpi-mimpi masa kecil mereka. Sebuah kerinduan untuk berbuat sesuatu bagi tanah kelahiran, memberikan kebanggaan bagi orangtua dan menyelesaikan mimpi-mimpi para sehabat yang telah terenggut oleh keterbatasan dan jerat kemelaratan.

Universitas Sorbonne Perancis, telah menghantar mereka pada pertemuan dan persahabatan dengan mahasiwa dari berbagai belahan dunia dengan beragam latar belakang. Kehidupan bangsa eropa yang terkenal intelektual, dinamis dan efisien telah menunjukkan pada berbagai realita betapa rendahnya kualitas serta sistem pendidikan bangsa Indonesia. Hanya semangat dan tekad yang kuat yang mampu menghantar mereka pada sebuah keberanian untuk menjadi bagian dari sistem pendidikan yang modern. Kesenjangan tingkat pemahaman dan pengetahuan mengharuskan dua sobat karib ini berjuang untuk menyelesaikan pendidikan mereka.

Keindahan benua eropa dan gemerlapnya dunia malam kota Paris memberikan daya tarik bagi siapapun yang melihatnya. Namun, tradisi dan etika back packer Kanada sangat menarik perhatian Andrea bahkan lebih menarik dibadingkan Katya. Mahasiswi jerman yang telah menolak cinta banyak pemuda dan memilih Andrea menjadi kekasihnya. Meskipun pada akhirnya perbedaan makna tentang mencintai telah membawa mereka kembali pada jalinan pertemanan. Kerinduan Andrea pada A Ling, perempuan masa kecil yang sangat dicintainya telah menguakkan kembali ingatannya tentang Edensor. Sebuah desa khayalan pada sebuah novel pemberian A Ling, karya Herriot yang berjudul Seandainya Mereka Bisa Bicara.

Hamparan dataran hijau, bunga daffodil dan semerbak aroma rerumputan telah membawa andrea bekelana ke setiap sudut desa. Desa khayalan yang telah membuka jalan rahasia dalam kepala Andrea, jalan menuju penaklukan-penaklukan terbesar untuk menemukan A Ling, untuk menemukan cinta dan diri sejatinya. Andrea dan Arai berencana untuk melakukan perjalanan keliling benua Eropa mengikuti tradisi para pengelanan back packer Kanada. Rencana perjalanan panjang ini mendapat respon yang serius dari para sahabat, yang akhirnya dijadikan sebagai ajang pertaruhan untuk mengukur keberanian untuk menahklukkan tantangan. Penjelajahan panjang menjelajahi benua eropa dengan bermodal semangat dan keberanian.

Perjalanan dimulai dari kota Paris Perancis melintasi benua Eropa dan berakhir di Spanyol. Pencarian Andrea akan cinta masa kecil telah membawa mereka melintasi rute perjalanan yang panjang melintasi benua Eropa hingga Tunisia, Zaire dan Casablanca di benua Afrika. Rasa lapar, kelelahan serta ancaman kematian karena kedinginan tidak menyurutkan semangat dan keberanian Andrea untuk menjelajahi enigma tentang A Ling yang kini menjadi semakin terang.

Kota demi kota menghadirkan beragam realita yang semakin memperjelas makna pencarian Andrea. Sekuat apapun upaya untuk menemukan sesuatu, dan pada titik akhir upaya tersebut masih belum berhasil sesungguhnya kita sedang dihadapkan pada berbagai realita tentang diri kita. Pencarian cinta pada sosok perempuan bernama A Ling telah memberikan pembelajaran tentang makna cinta sejatinya, yaitu diri sendiri. Keberanian untuk bermimpi telah menghantar kita pada satu realita yang mengajarkan kita arti kebahagiaan yang sesungguhnya.

Edensor, membawa kita pada perjalanan yang tidak hanya membawa kita pada tempat-tempat yang spektakuler, tidak hanya memberi kita tantangan ganas yang menghadapkan pada cinta putih, tetapi mampu membawa kita pada satu kesadaran kesejatian diri manusia. Toleransi, daya tahan dan integritas bukanlah hal yang dapat ditawar-tawar dalam keadaan apapun. Dibutuhkan semangat, kemauan dan daya juang tinggi untuk menghidupi setiap mimpi hingga mewujud dalam sebuah realita kehidupan.

cover-depan-edensor

BIOLOGI

ORGAN TUMBUHAN

A. ORGAN POKOK

1. AKAR

2. BATANG

3. DAUN

B. ORGAN TAMBAHAN

1. BUNGA

2. BUAH

3. BIJI

AKAR

a. Fungsi akar :

  • Menyerap air, garam dan unsur hara
  • Alat transportasi
  • Menyimpan cadangan makanan
  • Penunjang dan memperkokoh tubuh tumbuhan.
  • Alat respirasi
  • Alat reproduksi
  • Tempat tumbuhnya tunas

b. Struktur Akar

1. Struktur luar

  • Rambut akar
  • Batang akar
  • Unjun akar
  • Meristem
  • Kaliptra

2. Struktur dalam

E         : Epidermis, termodifikasi menjadi bulu-bulu akar

K         : Kortex, sebagai tempat cadangan makanan dan Repsirasi

E         : Endodermis, sebagai transportasi mineral dan air

S         : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan

Pengangkutan (JP)

3. Daerah Pertumbuhan Akar

  • Kaliptra yaitu jaringan yang melindungi ujung akar. Disebut juga tudung akar.
  • Meristematik yaitu daerah yang selnya aktif membelah diri
  • Pertumbuhan dan perkembangan yaitu daerah terjadinya pertambahan jumlah sel akibat aktivitas daerah meristematik.
  • Differensiasi yaitu daerah perubahan sel baik bentuk serta fungsinya. Atau daerah modifikasi sel.

4. Transportasi akar

a. Ekstravasikuler yaitu  transportasi yang tidak melewati jaringan pengangkutan.

Macamnya ada 2 :

  • Apoplas yaitu pengangkutan air, garam mineral serta hasil fotosintesis melewati ruang antar sel karena adanya penebalan pad sel endodermis.
  • Simplas yaitu pengangkutan air, garam mineral dan hasil fotosintesis melalui se.

b. Intravsikuler yaitu transportasi yang melalui jaringan pengangkutan (JP).

Macamnya ada 4 :

  • Imbibisi yaitu penyerapan molekul, zat dengan menggunakan kemampuan dinding sel dan plasma sel. Terjadi pada Bryophyta.
  • Difusi yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertonis menuju daerah hipotonis.
  • Osmosis yaitu perpindahan molekul, zat dari daerah hipertoni menuju daerah hipotonis melalui selaput semipermeabel.
  • Transport aktif yaitu pengangkutan ion-ion, moleku yang menggunakan energi berupa ATP.

5. Repirasi pada Akar

  • Merupakan respirasi aerob
  • Memlui stomata, lenti sel, epidermis akar yang muda (bulu akar) atau seluruh permukaan tubuh (pada tumbuhan tingkat rendah).
  • Menghasilkan CO2 dan H2O untuk bahan fotosintesis.

6. Macam Akar

  • Akar nafas, ex : tanaman bakau
  • Akar gantung, ex : beringin, anggrek
  • Akar tunjang, ex: Pandanus sp
  • Akar serabut., ex : golongan Monokotil
  • Akar Tunggang, ex : golongan  Dikotil

7. Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil

MONOKOTIL

PERBEDAAN

DIKOTIL

Serabut

SISTEM PERAKARAN

Tunggang
Batas ujung akar & kaiptra jelas

ANATOMI

Batas ujung akar dan kaliptra tidak jelas
Selang seling

B.P.

Kolateral
Mempunyai

EMPULUR

Tidak mempunyai
Beberapa lapis

PERISIKEL

Satu lapis

BATANG

1. Fungsi :

  • Tempat lintasan  makanan dan air
  • Penyokong tumbuhan
  • Penyimpan sebgaina hasil fotosintesis.
  • Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga.
  • Alat reproduksi vegetatif
  • Memberikan bentuk tubuh tumbuhan.

2. Struktur batang

a. DIKOTIL

E         : Epidermis, mengalami penebalan zat gabus dan kutikula, termodifikasi

membentuk lenti sel.

K         : Kortex, Jaringan parenkim dengan r. a.s. dan jaringan penguat dengan

penebalannya.

E         : Endodermis, mengandung zat tepung, terdapat floeterma (selaput

tepung).

S         : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan

Pengangkutan (JP) tipe kolateral terbuka. Terdapat empulur dan

perisikel.

b. MONOKOTIL

  • Tidak mempunyai kambium
  • Pertumbuhannya terbatas
  • Ikatan pembuluh dengan tipe kolatral tertutup
  • Memiliki empulur dan sklerenkim
  • Epidermis dengan stomata dan bulu-bulu akar.

3. Perbedaan batang dikotil dn monokotil

MONOKOTIL

PERBEDAAN

DIKOTIL

Tidak ada

Cabang

Ada
Tersebar

Jaringan Pengangkutan

Teratur
Tidak ada

Kambium

Ada
Besar/ada

Rongga udara

Tidak ada

4. Bentuk batang berdasarkan strukturnya

  • Herbaceus yaitu batang yang lemah dan berair karena banyak mengandung zat selulose. Ex : Amaranthus hybridus ; krokot
  • Calmus/rumput yaitu batang yang tidak keras dan tampak beruas-ruas. Ex : Oryza sativa.
  • Calamus/mendong yaitu batang yang seperti rumput tetapi ruanya lebih panjang. Ex : Wlingi dan mendong.
  • Lignosus yaitu batang yang berkayu keras dan kuat. Ex : golongan pohon dan semak.

5. Macam percabangan

  • Monopodial yaitu percabangan dengan batang pokok yang jelas, karena lebih besar dan panjang dari cabangnya. Ex : Camara lantana.
  • Simpodial yaitu percabangan dengan batang poko yangsama besar dengan cabang utam. Ex : Achras zapota / Sapota achras / Manilakara achra atau sawo Manila.
  • Dikotom yaitu percabangan yang selalu membentuk 2 cabang sama ebsar. Ex : Golongan Pterydophyta.

6. Lingkaran tahun

  • Terjadi akibat pertumbuhan kamium kearah luar dan dalam yang diperlihatkan dengan sebentuk garis melingkar.
  • Adanya perbedaan nyata antara lingkaran tahun di musim hujan dan musim kemarau.
  • Pada musim kemarau lingkaran tahun yang terjadi selnya lebih kecil dan sedikit
  • Sedangkan pada musim penghujan lingkaran tahu n yang terjadi selnya lebih besar dan banyak.

DAUN

1. Fungsi :

  • Merupakan organ fotosintesis
  • Alat transportasi
  • Membatasi proses transpirasi dengan adanya lapisan kutikul.
  • Alat reproduksi vegetatif

2. Struktur daun

E         : Epidermis, bagian atas selapis sel dengan peenbalan kutikula. Bagian

bawah selapis sel dengan termodifikasi menjadi stomata.

K         : Kortex, merupakan bagian dari mesofl daun/dagingdaun yang terdiri dari

jaringan Parenkim baik palisade dan spons.

S         : Silinder pusat, terdapat Berkas Pengangkutan (BP)/Jaringan

Pengangkutan (JP) yang terlihat dalam urat daun. Terdapat tulang daun

dalam JP dengan jaringan penguat kolenkim. Pada tangkai daun

terdapat jaringan penguat berupa kolenkim dan sklerenkim.

3. Hal-hal yang menyebabkan  larutan garam mineral naik ke bagian daun.

a. Tekanan Akar

  • Secara osmosis dari akar ke seluruhbagian tumbuhan.
  • Paling tinggi terjadi pada malam hari.

b. Daya kapilaritas

  • Pembuluh di akar, batang dan daun asling berhubungan  membentuk pembuluh kapiler.
  • Akibat dari gaya adhesi anata dinding xylem dengan molekul air dan akibat gaya kohesi antara molekul air.

c. Daya isap daun

  • Akibat dari penguapan dandaun kekurangan air
  • Menyebabkan air dalam saluran ikatan pembuluh naik ke daun.

d. Pengaruh sel-sel yang hidup

4. Pengeluaran larutan dari daun

  • Gutasi yaitu proses perembesan tetes-tetes air melalui celah daun (hidatoda/gutatoda/emisarium) di bagian ujung daun.
  • Transpirasi yaitu proses pengauapan  dari tumbuhan baik akar, daun dan batang melalui stomata. Alat pengukuranya dinamakan Potometer atau Porormeter.
  • Pendarahan yaitu proses keluarnya air bersama zat-zat yang terlarut di dalamnya  melalui luka. Biasanya hasil pelukan ini dapat bermanfaat bagi manusia. Seperti karet menghasilkan latex, seludang kelapa menghasilkan aren dan pinus menghasilkan terpentin.

5. Faktor yang mempengaruhi transpirasi

a. Faktor luar

  • Suhu
  • Kelembaban relatif
  • Pergerakan air
  • Tekanan Atmosfer
  • Cahaya
  • Angin
  • Persediaan air tanah

b. Faktor dalam

  • Ukuran daun
  • Tebal daun
  • Jumlah stomata
  • Ada tidaknya lapisan kutikula
  • Banyak sedikitnya trikoma

BUNGA

  • Merupakan organ reproduksi
  • Dipunyai oleh tumbuhan tingkat tinggi
  • Terbentuk dari ujung cabang

1. Bagian bunga

  • Tangkai bunga/Pedunculus
  • Dasar bunga/Receptaculum
  • Perhiasan bunga yang meliputi Kelopak bunga/calyx dan mahkota bunga/corolla.
  • Gamet bunga meliputi :
  1. Pistillum/putik, terdiri dari :
    • Kepala putik/tigma
    • Tangkai putik/stylus
    • Bakal buah/ovarium
    • Bakal biji/ovulum
  2. Stamen/benang sari, terdiri dari :
  • Tangkai sari/filamen
  • Kepala sari/anthera
  • Serbuk sari /pollen

2. Pembagian tumbuhan berdasarkan kedudukan gamet bunga:

  • Monoseus/berumah satu yaitu tumbuhan yang  memiliki 2 macam bunga yaitu bunga jantan dan betina pada satu pohon.
  • Diosesus/berumah dua yaitu tumbuhan yang hanya memiliki 1 macam bunga  aytiu bisa bunga jantan atau bungan betina.

3.  Pada tumbuhan Gymnospermae

  • Belum memiliki bunga yang sesungguhnya.
  • Alat reproduksi  berupa strobilus, mengandung daun buah dan serbuksari.
  • Ex : Gnetum gnemon, Pinus merkusii

4. Pada tumbuhan Angiospermae

  • Sudah memiliki bunga yang sesungguhnya
  • Berdasarkan susunan bunganya dapat dibedakan menajdi :
  • Bunga tunggal yaitu dalam satu tangkai hanya terdapat satu kuntum  bunga. Ex : Hibiscus rosa-sinensis
  • Bunga majemuk yaitu dalam satu tangkai terdapat banyak kuntum bunga.  Ex :  Helianthus anuus, Mimmosa pudica
  • Macam bunga majemuk
  • Bunga  Tandan , memiliki ciri-ciri :

v     Bertangkai nyata

v     Melekat pada ibu tangkai yang tidak bercabang

v     Ex : Ixora palludosa

  • Bunga Tongkol, memiliki ciri-ciri :

v   Tidak bertangkai pada bunganya

v   Melekat pada ibu tangkai ukuran  besar dan bergerombol

v   Ex : Bunga ♀ pada Zea mays

  • Bunga Cawan, memiliki ciri-ciri :

v   Memiliki ibu ujung tangkai melebar dan merata

v   Berbentuk cawan/cakaram

v   Ex : Helianthus anuus

  • Bunga Bongkol, memiliki ciri-ciri :

v     Bunga manjemuk secara kesseluruhan

v     Berbentuk bola

v     Ex : Mimmosa pudica, Lamtoro dan petai Cina

BUAH

  • Berkembang dari bagian sel gamet ♀ yang disebut bakal buah
  1. Bagian buah
  • Buah yang lengkkap tersusun dari biji, daging buah dan kulit buah.
  • Kulit buah yang sudah masak biasanya terdiri dari epikarp, mesokarp dan endokarp. Terdapat pada Cocos sp, Kenari, Mangifera indica, Musa paradisiaca.
  1. Fungsi buah
  • Menyimpan cadangan makanan
  • Membantu proses pemencaran tumbuhan.
  1. Macam buah, secara umum :
  • Buah tunggal yaitu buah yang dibentuk olehh satu bakal buah yang berasal dari satu bunga. Ex : Mangifera indica
  • Buah agregat yaitu buah yang dibentuk oleh banyak bakal buah  yang berasak dari satu bunga. Ex : Anona muricata, Fragaria vesca, Srikaya.
  • Buah majemuk yaitu buah yang terbentuk dari banyak bakal buah yang berasal dari banyak bunga. Ex : Ananas commosus, Artocarpus integra, Keluwih.
  1. Macam buah berdasarkan  jenisnya :
  • Buah sejati yaitu buah yang terbentuk dari bakal buah. Ex : Mangifera indica, Avocado, Papaya sp, Semangka.
  • Buah semu aytiubuah yang terbentuk dari bakal buah dan bagian-bagianlain dari bunga. Ex : Anacardium ocidentale, Fragaria vesca, Pyrus malus, Artocarpus integra.

BIJI

  • Tebentuk dari bakal biji, hasil dari fertilisasi
  • Terletak dalam bakal buah.
  • Merupakan alat reproduksi generatif
  • Bagian dalam terdapat embrio atau calon individu baru.
  1. Fungsi biji
  • Menyimpan cadangan makanan.
  • Alat pemencaran tumbuhan.
  1. Bagian-bagian biji
  • Spermodermis, merupakan kulit pelindung yang terluar. Pada Gymnospremae terdiri dari 3 lapisan yaitu luar (lapisanyang tebal), tengah (lapisan yang keras)  dan dalam (lapisanyang tipis). Ex : Gnetum gnemon, Cycas rumphii. Pada Angiospermae terdiri dari 2 lapisan yaitu testa (lapisan yang tipis dan keras) dan tegmen (lapisan yang tipis seperti selaput). Ex : Manggifera indica, Arachis hypogea.
  • Funiculus,merupakan bagian yang menghubungkan biji dengan papan biji (plasenta). Disebut juga dengan tali pusat.
  • Hilus atau pusat biji , merupakan bagian dari tali pusat yang sudah putus, sehingga meninggalkan bekasnya saja apabila biji sudah masak.
    • Nucleus seminis (inti biji/isi biji), merupakan bagian biji yang terdalam yang terdiri dari : embrio (lembaga) yang akan dapat menjadi akar lembaga (radikula), kotiledon (daun lembaga) dan pucuk lembaga (plumulae).  Selain itu terdapat pula  endosperm (putih lembaga/cadangan makanan). Pada Golongan Leguminoceae, endpspermnya berada dalam daun .003 Structure of a plant

Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi mengatakan jumlah pulau yang selama ini diketahui mencapai  17.480 akan berkurang.

“Jangan kaget kalau jumlah pulau kita berkurang. Karena angka sebelumnya itu hanya estimasi dengan menggunakan satelit,” kata Freddy usai memaparkan Kinerja Lima Tahun Sektor Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Rabu (26/8).

Berkurangnya jumlah pulau tersebut, menurut dia, salah satunya karena belum adanya pemahaman soal definisi pulau itu sendiri. Faktor lain yakni tidak akuratnya penggunaan satelit. Contohnya menganggap kumpulan mangrove sebagai sebuah pulau.

Sejak tahun 2005, lanjut Freddy, pemahaman tentang definisi sebuah pulau sudah ada, sehingga dilakukan pendataan langsung ke lapangan untuk menghindari kesalahan.

Pendataan dan penamaan pulau dilakukan sejak 2005 hingga 2008, dan memakan biaya hingga Rp6 miliar. “Semua pulau sudah kita namai sekarang masuk proses pembakuan saja,” ujar dia.

Sejauh ini jumlah pulau milik Indonesia yang telah diberi nama dan terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebanyak 4.981. Sisanya, menurut dia, akan selesai diberikan nama dan didaftarkan ke PBB pada tahun 2012.

From:http://www.rileks.com/entertainment/ragam/omg/27125-jumlah-pulau-di-indonesia-akan-berkurang.html